Stack lengkap
PHP-FPM, Nginx, MySQL/PostgreSQL, Redis, Supervisor, Node untuk Vite.
Laravel butuh lebih dari sekadar PHP: queue worker, scheduler, Redis, dan WebSocket. Di VPS semua itu ada di tanganmu, bukan di daftar fitur hosting.
Shared hosting jarang mengizinkan proses latar belakang — padahal Horizon, queue worker, dan scheduler adalah inti aplikasi Laravel modern. Di VPS, kamu memasang PHP-FPM versi pilihan, Nginx, MySQL atau PostgreSQL, Redis, dan Supervisor untuk menjaga worker. Deploy via Git dengan Deployer, Envoy, atau GitHub Actions; atau pakai panel seperti CloudPanel dan Ploi/Forge yang kompatibel dengan VPS kami.
Mini (2 GB) menjalankan aplikasi Laravel kecil dengan MySQL; Lite (3 GB) menambah Redis + worker; Starter/Standar untuk Octane, WebSocket (Reverb), dan trafik tinggi. NVMe mempercepat composer install dan query; lokasi Jakarta menekan latensi API untuk aplikasi mobile Indonesia.
PHP-FPM, Nginx, MySQL/PostgreSQL, Redis, Supervisor, Node untuk Vite.
Horizon dan cron berjalan sebagai proses latar belakang — bukan hack.
Deployer, Envoy, GitHub Actions, atau panel Forge/Ploi.
Harga per bulan, termasuk IP publik dan bandwidth unlimited (fair use). Mulai dari yang kecil — upgrade kapan saja tanpa instal ulang.
VPS 30 ribu, RAM 2 GB — siap WordPress.
Rp30.000/bulan
VPS 50 ribu — 2 vCPU, 3 GB, serba bisa.
Rp50.000/bulan
RAM 4 GB & NVMe 60 GB untuk bisnis kecil.
Rp65.000/bulan
Paling populer — 3 vCPU, 6 GB, NVMe 80 GB.
Rp85.000/bulan
Kendali penuh atas VPS untuk Laravel: instal paket apa pun, Docker, VPN, atau modul kernel — tanpa batasan container.
Website, database, dan build terasa gesit. Tidak ada tier HDD/SSD SATA yang lebih lambat.
Latensi rendah dari seluruh ISP Indonesia; IP publik Indonesia termasuk gratis.
Fair use — tanpa kuota transfer dan tanpa tagihan per GB.
Kebutuhan tumbuh? Naik paket dari panel; data dan IP tetap.
Tim support Bahasa Indonesia via WhatsApp & tiket, setiap hari 08.00–22.00 WIB.
Bandingkan 13 paket VPS untuk Laravel dan pilih sesuai beban. Belum yakin? Mulai dari yang kecil — upgrade kapan saja.
Scan dari e-wallet atau m-banking apa pun. Tanpa kartu kredit, verifikasi otomatis.
IP, port SSH, dan password muncul di panel. Estimasi dalam hitungan menit setelah pembayaran.
Mini 2 GB untuk aplikasi kecil; Lite 3 GB jika memakai Redis + queue; Standar 6 GB untuk Octane/WebSocket dan trafik tinggi.
Bisa — tambahkan VPS sebagai "custom server" dengan akses root.
Keduanya tersedia untuk dipasang; pilih sesuai kebutuhan aplikasi.
Instal Node.js LTS untuk build aset, atau build di CI lalu deploy hasilnya.
Pilih paket sesuai kebutuhan, bayar via QRIS, dan server Jakarta kamu siap dipakai. Upgrade kapan saja tanpa instal ulang.